Tampilkan postingan dengan label Pistol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pistol. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Mei 2014

Video Koordinasi Bidikan dan Trigger

(video copyright www.bensport.fr)

Video diatas adalah contoh dari koordinasi bidikan dan trigger yang benar. Sedangkan video dibawah adalah contoh dari video koordinasi bidikan dan trigger yang salah


Dari kedua video diatas ada 3 hal yang harus diperhatikan:

1. Kedudukan Pejera (Bidikan)
2. Tekanan Trigger
3. Follow Through

Pada contoh yang benar kita dapat melihat bahwa sights (gabungan pejera depan dan belakang) tetap

Jumat, 02 Mei 2014

Bandelnya pejera pistol

Baru-baru ini ada diskusi menarik di grup 10 Metre Air Pistol di Facebook. Seorang teman bertanya mengapa pejera depannya (atau disebut dengan front sight) bandel miring ke kiri terus. Saya yakin ini masalah rutin semua penembak termasuk saya.

Ada banyak jawaban yang ditawarkan untuk masalah ini.
1. Menggerakan posisi kaki
2. Menggerakan pergelangan
3. Memodifikasi Grip

Perlu disadari bahwa bidikan itu dibagi dalam 2 istilah dengan arti yang berbeda, Aiming dan Sighting. Aiming adalah bidikan yang lebih menjurus ke arah rasa, ketegangan otot, posisi dll. Sighting adalah hubungan garis lurus antara target-pejera depan(front sight)-pejera belakang(rear sight)-mata, sehingga lebih menjurus kepada visual. Ayo kita kupas lebih jauh.


1. Menggerakan posisi kaki
Solusi ini yang saya tidak setuju. Mengapa? Bagaiamana mungkin mengeser 1cm kaki bisa menghasilkan pergeseran 1mm pada bidikan? Skalanya benar-benar berbeda. Belum lagi ditambah dengan jarak 10 meter. Tujuan dari menggeser kaki sebenarnya adalah untuk mendapatkan NPA (Natural Point of Aim). NPA adalah posisi natural seorang penembak yang didapatkan dengan cara memejamkan mata sehingga merasakan posisi nyaman dan konsisten anatomi tubuh.Kesimpulannya, menggerakan posisi kaki bukanlah solusi untuk pejera yang miring. Melainkan untuk mencari aiming area atau NPA.

2. Menggerakan pergelangan tangan
Pertama-tama harus diidentifikasi mengerakan pergelangan tangan sebelum memasuki aiming area atau sesudah. Jika sebelum, itu mungkin dampak dari proses pengangkatan senjata yang tidak