Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Agustus 2014

Sejarah olahraga menembak


Olahraga target diawali dari panah dan tombak yang biasa digunakan militer jaman dulu. Tetapi orang yunani mengadakn kontes panahan untuk menghomati dewa-dewa. Aktifitas yang sama dapat ditemukan pada orang-orang Indian, Persia, Slavia, Celtic dan Jerman.

Bentuk awal kompetisi di Amerika adalah "rifle frolics" atau "turkey shoots" dengan hadiah hewan ternak atau bahan makanan lain. Biasanya hanya satu tembakan pada jarak 250-330 kaki baik itu posisi berdiri atau prone. Antara 1790 dan 1800, senapan match pertama kali dibuat, dengan barrel 38-40.

Trap shooting dengan merpati hidup dimulai sekitar tahun 1825 di Amerika Serikat, dengan pertandingan pertama yang terekam berlokasi di Cincinnati, Ohio.

Pertandingan pistol pertama yang terekam asalah duel pada tahun 1860 antara 2 laki-laki menembak piring 9 inci pada jarak 100 kaki.

Skeet shooting dimulai antara 1910 dan 1915. Mulanya peserta menembak “mengelilingi jam” menggunakan pos menembak yang melingkar. Format ini dimodifikasi menjadi setengah lingkaran pada jaman modern.

Kompetisi menembak level dunia pertama kali diadakan pada tahun 1897, saat Lyon, klub menembak asal

Rabu, 27 Agustus 2014

Komplain dan Fetakompli: Musuh Besar Psikologis Manusia

Tadi pagi, ada peristiwa yang menginspirasi saya untuk menulis article ini. Saya hendak meminta peluru dan sasaran tetapi saya tunda karena pelatih saya sedang telepon lama sekali. Akhirnya saya tinggal ganti baju dulu, sampai saya kembali pun belum selesai. Karena menurut saya mengajak bicara saat orang sedang telepon itu tidak sopan. Saya tunggu sampai teleponnya selesai, ternyata telepon itu meminta orang yang bertugas menjaga pasokan untuk mengambil sasaran dan peluru. Spontan saya bilang, "lho pak, saya juga". Disitulah saya dimarahi, kenapa nggak daritadi? orang yang bertugas pun juga memarahi saya, kenapa nggak pagian bilangnya? Disinilah timbul sedikit konflik batin di benak saya, tapi karena saya mau latihan menembak ya saya cuekin aja. Saya agak penasaran, apa sih yang sebenarnya terjadi? Saya mencoba menganalisa kejadian tadi secara ilmiah. Ternyata hubungannya erat dengan menembak, terutama bagian psikologis.

Kejadian diatas biasanya sebagai fetakompli (fait accompli dalam istilah asing), dimana kita di hadapkan atau lebih tepatnya di jebak secara terang-terangan untuk tidak boleh tidak, bahwa kita harus setuju atas apapun yang dia ucapkan atau dia lakukan dengan standar yang dia buat sendiri secara sepihak. Dengan kata lain kita di benturkan pada dua buah pilihan yang sama-sama bukan merupakan pilihan yang tepat. Kita di “skak mat”.

Jadi ternyata saya di "skak mat". Saya bersyukur saya tidak merespon kejadian seperti itu. Karena ternyata

Minggu, 24 Agustus 2014

3 Alasan Mengapa Catatan Itu Penting

Mencatat kawan? Memang bukan pekerjaan yang menyenangkan. Tapi percayalah, jika mau berkembang di dunia menembak, mencatat itu hukumnya wajib. Akankah itu menambah skor? Spertinya bukan begitu cara kerjanya. Keuntungannya tidak akan terasa dalam waktu dekat. Bahkan mungkin sebelum catatan itu berguna sudah anda buang duluan. Disinilah kita membahas manfaat mencatat dan tips-tipsnya:

1. Mengingat yang Anda Pikirkan. Penting untuk mencatat masalah yang anda hadapi dan bagaimana anda bereaksi saat itu. Kadang-kadang anda akan melihat pendewasaan mental. Tulis saja apapun yang muncul di pikiran anda, sekalipun itu konyol. Jadi jika anda menemukan informasi yang baru, anda dapat membandingkannya dengan apa yang anda percaya sebelumnya dan alasan dibalik itu. Menembak adalah olahraga yang sebagian besar adalah kemampuan mental, ini adalah salah satu cara mengembangkan sikap mental yang positif.

2. Monitor Performa dan Latihan Anda. Untuk yang sudah baca buku Lanny Bassham's, saya ingat dia

Selasa, 06 Mei 2014

Video Koordinasi Bidikan dan Trigger

(video copyright www.bensport.fr)

Video diatas adalah contoh dari koordinasi bidikan dan trigger yang benar. Sedangkan video dibawah adalah contoh dari video koordinasi bidikan dan trigger yang salah


Dari kedua video diatas ada 3 hal yang harus diperhatikan:

1. Kedudukan Pejera (Bidikan)
2. Tekanan Trigger
3. Follow Through

Pada contoh yang benar kita dapat melihat bahwa sights (gabungan pejera depan dan belakang) tetap

Sabtu, 03 Mei 2014

Pentingnya Psikologi Olahraga: Tipe Sikap Belajar

(Sumber: Materi Mr. Kim dari Asian Youth Training Camp 2014 Kuwait)

Mengapa psikologi olahraga itu penting? Menurut Mr. Kim ada tiga tipe sikap belajar. Sikap belajar ini membuat pelatih lebih mudah mengidentifikasi atletnya. Dan atlet dapat bercermin untuk mencapai hasil yang maksimal. Tujuan pengelompokan ini adalah mengidetifikasi pentingnya motivasi untuk seorang atlet. Mr. Kim membaginya menjadi 3 kelompok:

Tipe Pelajar

Jumat, 02 Mei 2014

Pengenalan Periodisasi


PERIODISASI

       Keinginan untuk dapat memperagakan prestasi terbaik pada saat yang diinginkan.
       Kesadaran bahwa tidak mungkin sepanjang tahun seorang atlet selalu berada pada kondisi puncak.

merupakan  dasar pemikiran yang melandasi munculnya berbagai teori dan prinsip mengenai perencanaan dan pengaturan tahapan latihan.

Periodisasi program latihan merupakan tahapan pengaturan latihan yang bertujuan  untuk pengembangan

Sejarah Periodisasi


       Sejarah mengenai perencanaan latihan dimulai jauh sebelum era Olimpiade Yunani kuno. Studi kepustakaan menunjukan bahwa Galen        ( 129 – 199 AD ) tercatat sebagai  orang pertama yang telah mencoba menuangkan pemikirannya dalam bentuk serangkaian karya tulis mengenai periodisasi latihan.
       Pada masanya Galen dikenal sebagai dokter bagi para Gladiator Roma, selain itu Galen juga adalah dokter pribadi kaisar Marcus Aurelius yang legendaris. Galen ketika itu sudah sampai kepada pemikiran bahwa dibutuhkan fariasi tipikal latihan untuk mempertinggi performa dari para Gladiator.
Ia mengelompokan latihan dalam beberapa kelompok, yang pertama adalah melatih otot dengan tanpa


Pusing atau Pegal?

Sering orang mengatakan bahwa menembak adalah olahraga yang menjemukan. Tetapi benarkah semua penembak merasakan hal yang sama. Mari kita telaah lebih lanjut!

Dibawah ini adalah penjelasan jawaban pertanyaan yang ada di facebook *link*

Yang Memilih Jawaban "Pusing"

Pusing secara harafiah berarti rasa tidak nyaman yang diderita di daerah kepala atau bisa jadi ketidak jelasan yang 'membingungkan'. Sebenarnya saya lebih suka mengatakan overthinking atau bisa dibilang lebay. Biasanya di indikasikan apabila penembak hanya bisa mengeluh saja. Atau saat berdiskusi bukannya mencari solusi tapi malah menggungkapkan alasan-alasan yang mayoritas tidak masuk akal. Hei penembak, No Reason! Biasanya orang berpendapat bahwa orang jenuh atau pusing itu disebabkan karena kebanyakan latihan. Ini yang saya tidak setuju, mengapa? Karena saya adalah penembak termasuk dalam kategori ini dan saya tahu kekurangan saya adalah rutinitas latihan. Coba kita berpikir logika, Semakin banyak kesempatan

Bandelnya pejera pistol

Baru-baru ini ada diskusi menarik di grup 10 Metre Air Pistol di Facebook. Seorang teman bertanya mengapa pejera depannya (atau disebut dengan front sight) bandel miring ke kiri terus. Saya yakin ini masalah rutin semua penembak termasuk saya.

Ada banyak jawaban yang ditawarkan untuk masalah ini.
1. Menggerakan posisi kaki
2. Menggerakan pergelangan
3. Memodifikasi Grip

Perlu disadari bahwa bidikan itu dibagi dalam 2 istilah dengan arti yang berbeda, Aiming dan Sighting. Aiming adalah bidikan yang lebih menjurus ke arah rasa, ketegangan otot, posisi dll. Sighting adalah hubungan garis lurus antara target-pejera depan(front sight)-pejera belakang(rear sight)-mata, sehingga lebih menjurus kepada visual. Ayo kita kupas lebih jauh.


1. Menggerakan posisi kaki
Solusi ini yang saya tidak setuju. Mengapa? Bagaiamana mungkin mengeser 1cm kaki bisa menghasilkan pergeseran 1mm pada bidikan? Skalanya benar-benar berbeda. Belum lagi ditambah dengan jarak 10 meter. Tujuan dari menggeser kaki sebenarnya adalah untuk mendapatkan NPA (Natural Point of Aim). NPA adalah posisi natural seorang penembak yang didapatkan dengan cara memejamkan mata sehingga merasakan posisi nyaman dan konsisten anatomi tubuh.Kesimpulannya, menggerakan posisi kaki bukanlah solusi untuk pejera yang miring. Melainkan untuk mencari aiming area atau NPA.

2. Menggerakan pergelangan tangan
Pertama-tama harus diidentifikasi mengerakan pergelangan tangan sebelum memasuki aiming area atau sesudah. Jika sebelum, itu mungkin dampak dari proses pengangkatan senjata yang tidak